Saya hendak berbagi pengalaman memakai First Media, Indihome & Myrepublic. Ceritanya berawal ketika saya mulai pakai internet kabel sekitar 1 tahun lebih 1 bulan. Berikut user experience yang saya alami terhadap ketiga operator ini, semoga berguna bagi siapapun.

User Experience pertama adalah First Media dimana saya langganan paket di rumah dengan speed 12 Mbps. Pada 3 bulan pertama mereka memberikan promo kecepatan 20Mbps & full access semua chanel TV. Jaringan dipasang dengan kabel coax yang banyak orang berfikir teknologi lama. Merk router & perangkat lain yang dipasang punya merk ternama yaitu Samsung, Motorolla & D-Link.

Dari sisi kestabilan kecepatan akses cukup memuaskan, pernah suatu malam harus download file Visual Studio sekitar 30 GB cuma beberapa jam saja kelar. Ketika ada 4 orang akses youtube bersamaan pun tidak ada komplain. Dalam 1 tahun hanya terjadi kurang dari 3 kali internet down dengan durasi sekitar 1 jam-an.

Untuk TV, kualitas gambarnya sebagian besar sudah berkualitas HD jadi lebih jernih ditonton di layar TV terkini.  Jumlah channel ada ratusan.

Untuk aplikasi mobile juga tersedia dengan fungsi terkait tagihan pembayaran, penggunaan & melaporkan gangguan.

Masalah yang sering terjadi bukan di jaringan, justru di remote TV yang terlalu sensitif yaitu suka nge-hang. Ketika problem ini muncul maka harus dipencet tombol “STB” selama beberap detik untuk memulihkannya. Sempet terjadi sekali remote TV bener-bener rusak dan setelah telpon maka beberapa hari kemudian remote gratis sudah sampai rumah.

Meskipun dari sisi service & kualitas bagus namun akhirnya saya harus tutup karena setelah 1 tahun pakai ternyata biaya bulanan naik 30%. Hal ini disebabkan promo harga hanya berlaku 1 tahun. Di sisi lain ada tawaran Indihome dengan harga yang lebih kompetitif.

User Experience kedua adalah Indihome. Di mana saya langganan paket 10Mbps & di 3 bulan pertama mendapat promo kecepatan hingga 20Mps. Keunggulan paket indihome adalah dibundling denganfree penggunaan telpon rumah hingga 300 menit untuk telpon ke sesama jaringan PSTN di seluruh Indonesia. Kelemahan telpon dibundling adalah jika listrik rumah mati maka pesawat telpon akan ikut mati, demikian pula saat jaringan internet bermasalah maka telpon biasanya juga tidak dapat dipakai.

Jaringan ini menggunakan kabel fibre optic yang secara teknologi lebih unggul dibandingkan coax. Namun sayangnya router & perangkat keras yang dipasang merk-nya ZTE sehingga beberapa kali saya mengalami masalah dengannya yang mengharuskan router di restart agar jaringan internet dapat normal kembali.

Meskipun belum sebulan pasang namun gangguan jaringan sudah cukup banyak yaitu sekitar 5 kali kejadian. Masalah yang muncul antara lain: internel tidak stabil, internet tidak dapat diakses, channel TV tiba-tiba hilang, & line telpon yang tiba-tiba mati. Namun demikian layanan panggil teknisi melalui nomer 147 dapat dengan mudah dilakukan. Sehingga sejak telpon hingga teknisi datang dapat direalisasikan dalam hari yang sama seperti saat putusnya kabel fiber optik di tanggal 17 Februari 2018.

Kelebihan layanan TV adalah pengguna bisa menonton acara di jam manapun yang dia ketinggalan tonton. Demikian pula ada fasilitas untuk merekam acara TV selama 90 menit. Untuk chanel TV kebanyakan belum berkualitas HD.

Satu hal lagi kelebihan di indihome adalah adanya aplikasi mobile myIndihome yang dapat dipakai untuk mengecek tagihan & bahkan melaporkan gangguan yang dialami.

User Experience ketiga adalah MyRepublic. Di mana saya langganan paket 100Mbps untuk dipasang di kantor di Jakarta. Keunggulan layanan ini adalah harga paket yg murah & kecepatan upload cukup tinggi. Untuk kecepatan download tergantung traffic jaringan di sekitar kantor. Pengalaman usai dipasang memang kecepatan bisa mendekati 100 Mps ketika akses ke direct ke line di router. Namun saat lewat wifi maka kecepatannya turun jauh. Perangkat router yang dipasang di sana ada 2 kesemuanya bermerk Huawei.

Berbeda dengan First Media & Indihome hingga artikel ini ditulis aplikasi mobile masih belum tersedia.

Selama pemakaian 7 bulan perangkat router Huawei berjalan baik-baik saja, namun demikian problem jaringan yg dialami sudah 3 kali dengan penyelesaiannya lebih dari 1 hari. Terakhir yg bikin komplain berat adalah jaringan internet sama sekali tidak dapat diakses selama 9 hari dengan alasan kabel fiber optic di sekitar kantor ada yg putus. Untuk permasalahan kabel jaringan dioutsource ke supplier yang menjadi partner kerja MyRepublic. Jika hari ini ditelpon maka teknisi baru datang besoknya. Ketika dikomplain kenapa lama penyelesaian masalah kabel, teknisi beberapa kali beralasan harus main kucing-kucingan dengan anggota ormas FBR yang memintai uang saat kabel dibetulkan. Bisa dibayangkan sendiri kerugian & kecewanya pelanggan akan hal ini.

Sedikit kesimpulan positif dari ketiga operator tersebut:

  1. Kualitas & service internet terbaik masih layak disandang oleh First Media
  2. Fitur layanan terbanyak ada di indihome
  3. Kecepatan upload tertinggi ada di MyRepublic. (Sayangnya kebanyakan pelanggan hanya pakai untuk download)

Untuk hal-hal yang masih menjadi kelemahan masing-masing provider silahkan disimpulkan sendiri. Sebagai catatan informasi di atas hanya berdasar pengalaman saya. Pengalaman orang lain di tempat yang berbeda tentunya dapat tidak sama. Apapun pilihan yang diambil selalu ada Pros & Cons – nya,  mudah-mudahan bisa memberikan tambahan pencerahan.

 

Share This